BATANG-Ketiga Pasangan Calon (Paslon) bupati dan wakil bupati yang maju pada
Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada), berjanji untuk tidak main
uang pelicin dalam melakukan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah (APBD) bila terpilih nanti.
Pertanyaan ini muncul terkait ramai ramai penangkapan Sekda dan Anggota DPRD Kota Semarang yang diduga terkait pembahasan APBD.
Selain
itu, mereka juga berjanji akan menciptakan pemerintahan yang bersih dan
terbebas dari unsur Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di segala lini.
"Penyusunan
APBD bersama legislatif nanti harus didasarkan pada hasil Musrenbang
yang ada, dan tidak boleh ada pembicaraan dibawah meja. Dan jika ada
pihak-pihak yang mencoba melakukan hal itu, maka dengan tegas kami
menyatakan tidak bisa," ujar Calon Bupati (Cabup) Yoyok Riyo Sudibyo
saat menjawab pertanyaan dari panelis Hasyim Asyari yang merupakan Dosen
Hukum Undip.
Cabup Susi Iriani dalam menjawab pertanyaan tersebut
menjelaskan, bahwa jika terpilih nanti dirinya akan menjunjung tinggi
supremasi hukum, penegakan aturan kepegawaian dan penerapan pengadaan
barang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sedangkan Cabup Dhedy
Irawan mengungkapkan, bahwa untuk memajukan pembangunan harus ditegakan
aturan hukum di internal pemerintahan agar bersih dari unsur KKN.
Selain
itu, juga harus ada transparasi dalam setiap pembahasan APBD, dan
bekerjasama dengan BPKB guna mengeliminir kemungkinan adanya
penyimpangan di setiap SKPD.
Sementara itu Panelis Dra Fitriyah MA
Dosen Fisip Undip menanyakan hal tentang pembagian tugas antara Bupati
dan Wakil Bupati, karena dalam undang-undang sudah diatur tentang tugas
masing-masing pejabat negara tersebut, sehingga jika diantara salah satu
paslon tersebut jadi apa yang akan dilakukan.
Cabup Yoyok Riyo
Sudibyo mengatakan jika pihaknya terpilih sebagai Bupati dan Wakil
Bupati akan menjaga keharmonisan dan tetap membagi tugas, karena sejak
awal sudah berkomitmen jika dirinya akan mengurusi ekonomi di Kabupaten
Batang agar lebih bangkit, sedangkan cawabup Sutadi akan membenahi
sektor birokrasi agar lebih bagus lagi.
Cabup Susi Iriani dalam
menjawab pertanyaan tersebut mengatakan jika dia bersama Lafran
Pancaputranto akan tetap sehati dalam, melaksanakan tugas sebagai Bupati
dan Wakil Bupati. "Kami akan sama-sama menjalankan tugas masing-masing,
namun kami tetap akn bersama utuk membangun Kabupaten Batang ke arah
yang lebih baik lagi," ungkapnya.
Sedangkan Cabup Dhedy Irawan
mengungkapkan jika tugas Bupati dan Wakil Bupati sudah diatur dengan
undang-undang, sehingga tugas Bupati adalah mengatur sistem
pemerintahan, sedangkan tugas Wakil Bupati adalah membantu kepala
daerah.
Panelis Prof Perbayu BS MS dari Fakultas Ekonomi Undip
menanyakan tentang Kabupaten Batang yang terdiri dari dataran tinggi,
rendah dan sedang, maka untuk melakukan pembangunan si Kabupaten Batang
agar bisa merata apa yang harus dilakukan jika menjadi Bupati dan Wakil
Bupati.
Cabup Yoyok Riyo Sudibyo mengatakan jika untuk pembangunan di
Kabupaten Batang yang terdiri dari dataran rendah, sedang dan tinggi
harus dilihat dulu potensi yang ada di masing-masing daerah dan
kebutuhan masyarakat di daerah tersebut.
Setelah itu baru dilakukan
pembangunan, potensi yang ada di daerah tersebut juga harus
dikembangkan, namun harus direncanakan terlebih dahulu jangan sampai
asal-asalan.
Sementara itu, Cabup Susi Iriani mengungkapkan jika
Kabupaten Batang yang terdiri dari dataran tinggi, rendah dan sedang
tersebut harus dilihat situasi terlebih dahulu, karena situasi di
masing-maisng daerah tidak sama.
Dia bersama Lafran juga akan
meninjau dan melihat apakah yang menjadi kebutuhan masing-masing daerah,
karena dalam pembangunan, daerah yang satu tidak sama dengan daerah
lainnya.
Sedangkan Cabup Dhedy Irawan menyadari jika daerah Batang
yang terdiri dari berbagai dataran mempunyai banyak sumber daya alam
yang sangat kaya raya dan melimpah, sehingga hal itu harus ditingkatkan.
"Kabupaten Batang mempunyai banyak sumber daya alam yang sangat
banyak, untuk itu harus benar-benar bisa dimanfaatkan, selain itu juga
dalam perindustrian juga harus lebih ditingkatkan," ujarnya.
Setelah
ketiga pasangan calon membacakan visi misi dan menjawab pertanyaan dari
Panelis, acara debat publik tersebut ditutup dengan penyampaian jargon
masing-masing.
Pasangan Yoyok Riyo Sudibyo-Sutadi (Yodi) dengan
jargon Ekonomi Bangkit, Birokrasi Bersih, pasangan Susi Iriani-Lafran
Pancaputranto (Bersusila) dengan jargon Terus Membangun Bersama Rakyat,
dan pasangan Dhedy Irawan-Mujarwo dengan jargon Bersatu untuk Batang
Maju. (ap12)
"semoga janji bukan hanya sekedar janji". sebagai seorang muslim janji adalah hutang dan hutang harus segera dilunasi. mungkin itu pesan dari kami semoga batang bisa menjadi kota yang sejahtera dan maju lagi serta bebas dari unsur KKN. amien....
semoga pemimpin batang nantiny
Tidak ada komentar:
Posting Komentar