| Tweet |
Pengusaha super kaya, Donald Trump
kembali mengungkapkan keinginannya untuk maju dalam pemilihan presiden
Amerika Serikat pada 2012. Dalam wawancara di televisi ABC, Trump
mengatakan dia bisa dengan mudah mengeluarkan uang US$200 juta (Rp1,7
triliun) untuk biaya kampanye.
"Ini
bisa menjadi hal yang sangat menyenangkan, saya ingin melihat hal
positif terjadi di negara ini," kata Trump seperti dikutip dari laman
BBC, Jumat (19/11). Dia juga mengungkapkan dengan senang hati mengajak
mantan Gubernur Alaska, Sarah Palin. Palin disebut-sebut juga akan maju
dalam pemilihan presiden 2012.
Trump mengatakan saat ini banyak yang ingin "mengoyak" Amerika. Raja properti yang berusia 64 tahun ini menyebut Cina,
salah satunya. Negara itu telah mempermainkan Amerika dengan
memanipulasi mata uangnya. "Tidak ada lagi rasa hormat bagi Amerika,"
kata Trump.
Menurut
Trump, dia memiliki banyak teman bisnis yang berasal dari Cina. "Mereka
menertawakan kami, mereka menganggap kami bodoh," ujarnya.
Dalam
wawancara di ABC bersama George Stephanopoulos, Trump akan memastikan
dirinya maju atau tidak sebagai kandidat presiden pada bulan Juni tahun
depan.
Awal
bulan lalu, dalam sebuah wawancara di televisi, Trump juga telah
mengungkapkan mengincar kursi presiden. Menurut dia, banyak orang yang
sudah memintanya selama bertahun-tahun untuk maju. "Untuk pertama
kalinya, saya saat ini sedang memikirkannya," kata Trump saat itu.
"Seseorang harus melakukan sesuatu, kita mulai kehilangan negara ini.
Negara ini tidak akan hebat lagi bila segala sesuatu tidak diselesaikan
dengan cepat."
Trump
mungkin salah satu orang Amerika yang paling dikenal lewat gaya
rambutnya. Dia tergoda untuk menggunakan kekayaannya sebesar US$2 miliar
untuk masuk ke Gedung Putih lewat Partai Republik. Meski oposisi Obama
saat ini gigih namun belum ada satu tokoh yang kuat sebagai penantang
Obama dalam pemilihan 2012.
0 comments:
Posting Komentar